31.2 C
Rangkasbitung
Kamis, Juni 4, 2020
No menu items!
Beranda Berita DLH Lebak Terus Berupaya Dalam Penangana Sampah Pasca Banjir Bandang.

DLH Lebak Terus Berupaya Dalam Penangana Sampah Pasca Banjir Bandang.

LEBAK. PRIGRESIF JAYA
Bencana alam yang melanda Kabupaten Lebak masih menyisakan duka yang mendalam terutama bagi korban yang berada di beberapa pengungsian.

Peristiwa bencana alam banjir banadang dan longsor yang melanda beberapa Kecamatan di Kabupaten Lebak, diantaranya Kecamatan Sajira, Cipanas, Lebak Gedong, Cimarga dan Curug Bitung masih menyisakan duka yang mendalam bagi masyarakat yang terjadi pada awal januari 2020.

Ratusan warga tinggal ditempat-tempat pengungsian karena rumah tempat tinggal mereka rata dengan tanah, sebagian rusk berat dan ada Juga yang hanyut terbawa arus banjir bandang sungai ciberang.

Sudah kurang lebih dua minggu masyarakat bertahan ditenda-tenda pengungsian atau di gedung yang layak untuk di tempati, sementara pengungsi berada di beberapa titik diantaranya, di Gedung serbaguna Desa Banjar Irigasi, Gedung PGRI Kecamatan Sajira, mako dodiklaptur Ciuyah Sajira.

Sementara Mereka Ingin kembali kerumahnya, namun ternyata sudah rata dengan tanah lantaran tergerus banjir bandang dan longsor. Jika pun masih ada sisa hanya sebagian bangunan rumah yang hanya sisa pondasi saja serta sebagian ruangan rusak yang cukup parah sehingga membutuhkan rehab berat atau pembangunan rumah baru.

Bantuan untuk masyarakat korban banjir pun masih berdatangan silih berganti untuk memenuhi kebutuhan masyatakat sehari-hari ditempat pengungsian. Mulai dari makanan siap saji seperti Roti, biscuit, mie instsan, minuman obat-obatan, pakaian, selimbut untuk bisa dipergunakan sehari-hari serta logistik lainya sehingga bisa terpenuhi.

Dalam setiap harinya masyarakat selama dilokasi pengungsian masimg-masing mendapatkan jatah nasi bunkus dan makanan lainya, sudah tentu menimbulkan sampah tidak sedikit volumenya. Terutama sanpah bekas kemasan makanan maupun minuman, belum lagi sampah yang tercecer pasca banjir bandang dari seluruh titik lokasi pengungsian dan lokasi yang terkena banjir bandang maka Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak tidak sedikit untuk mengeruk dan mengangkut sampah, kurang lebih 6 ton di setiap harinya.

Timbunan sampah pasca banjir bandang bila tidak segera diangkut di buang ke TPA berpotensi dan berdampak akan menimbulkan polusi maka dapat menimbulkan penyakit bagi para pengungsi sehinggaa dapat menggangu kenyamanan.

kebersihan di lingjungan pengungsian itu sudah tentu harus di utamakan, salah-satunya kebersihan lingkungan terhindar dari sampah agar menghirup udata lebih nyaman.

dalam upaya membantu korban bencana di lapangan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lebak sejak awal terjadinya bencana langsung tanggap dan sigap dalam membantu menangani tumpukan sampah yang berada disekitar lokasi bencana dan tempat-tempat pengungsian.

seperti di tempat pengungsuan Desa Banjar irigasi, Kampung Kubang Desa Bungur Mekar Kecamqtan Sajira, Gedung PGRI Sajira, Desa Mayak Kecamatan Curugbitung, Gedung Dodiklatur Ciuyah serta disetiap penggsi lainya.

Untuk operasional pengangkutan sampah menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lebak Ir. Nana Sunjana, M Si, dirinya telah mengintruksikan terhadap petugasnya untuk pengangkutan sampah serta kebersihan agar segera terwujud, dengan adanya tumpukan sampah Dinas Lingkungan Hidup menggunakan kendaraan dua truck dan grandmax pick up terannya.

Serta menerapkan beberapa sistem serta metide dalam penangan sampah agar lebih maksimal.
Kalau memang kurang armada pemgangkut sampah, kita akan tambah lagi agar lebih cepat lagi dan petugas juga lebih mudah penanganinya tegas Nana.

Ditempat terpisah Iwan Sutikno. SKM.MA Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup membenarkan, bahwa operasional TPA Dengung di setiap harinya biasa sampai dengan pukul 05.30 WIB, tutur Iwan.

Lanjut Iwan, apa lagi sekarang dengan peristiwa banjir bandang dan tanah longsor jam 07.00 malam mobil operasional masih ada yang buang ke TPA dari lokasi korban banjir bandang dan memang setiap hari dilokasi pengungsian, sampah selalu ada, dengan adanya bantuan yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lebak diharapkan terhadap para pengungsi harus bisa menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan serta mencegah timbulnya penyakit dari adanya timbunan sampah.

Masyarakat tidak perlu kehawatir dengan adanya sampah yang masih tercecer lantaran Dinas Lingkungan Hidup akan terus beroprsi demi terwujudnya kebersihan lingkungan dan kesehatan di setiap pengungsian
Serta masyarakat tetap terjaga kesehatannya sampai kembali lagi kerumah masing-masing. (ADV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments